Meriah, Acara Pembukaan Sanur Village Festival 2009


Sanur Village Festival (SVF) 2009, gelaran tahunan yang diselenggarakan oleh masyarakat Sanur, Rabu (12/08/2009) dibuka dengan parade dan pertunjukan seni yang cukup meriah. Parade seni dan budaya dengan berbagai atraksi memikat diawali dari depan hotel Griya Santrian dan berakhir di Pantai Mertasari. Hadir pada acara pembukaan tersebut Menteri Kebudayaan dan Pariwisata Jro Wacik, Wakil Gubernur Bali AAN Puspayoga, Walikota Denpasar IB Rai Dharmawijaya Mantra, para Konsul negara sahabat , Tokoh Pariwisata Joop Ave dan I Gde Ardika, para General Manager hotel di wilayah Sanur serta tokoh masyarakat yang berlokasi di sebelah timur lokasi penyelenggaraan SVF 2009.

Parade diawali dengan Marching Band SMP Wisata Sanur yang menampilkan kolaborasi marching band dengan tektekan mengiringi tari kontemporer menerjemahkan tema Marine Life. Diteruskan dengan tetabuhan yang digunakan untuk mengiringi Baris Cina.

Setelah itu, tampil dalam parade pasangan Teruna-Teruni (muda-mudi) dengan busana adat dan tradisi di Kota Denpasar, dilanjutkan barisan Ibu-Ibu menjunjung gebogan bunga dan buah beraneka rupa. Mereka berasal dari masing-masing banjar di wilayah Kelurahan Sanur.

Giliran selanjutnya adalah peserta dari beberapa hotel di wilayah Sanur yang bergiliran menampilkan atraksi bleganjur menerjemahkan tema tahun ke-4 penyelenggaraan, antara lain Bali Hyatt, Mercure, Inna Grand Bali Beach, Sanur Beach, Segara Village, Griya Santrian dan ditutup oleh Puri Santrian.

Peserta dari negara asing yang akan tampil pada acara Asia Afrika Art & Culture turut berpartisipasi pada parade, diwakili oleh China (delegasi terbesar), India dan Jepang. Peserta nasional diwakili oleh Sulawesi Selatan.

Sajian sendratari Dewa Ruci ditampilkan oleh Ari Production, Sanur Kaja, yang kemudian diteruskan Parade Upacara Melasti yang ditampilkan oleh Kelurahan Sanur. “Kehidupan Nelayan” menghadirkan tidak saja para nelayan di lingkungan Sanur juga para surfer dan olahraga bahari lainnya ditampilkan oleh warga Sanur Kauh.

Lagi Viral :  Cerita di Balik Tampilnya Pelopor Heavy Metal, Iron Maiden, di Bali (2)

Usai parade, para undangan beranjak menuju lokasi panggung utama. Dekorasi diatur layaknya jamuan makan malam “round table”. Setiap meja dikelilingi oleh delapan kursi yang semuanya berbalut warna putih.

Rangkaian upacara pembukaan di panggung utama ini diawali dengan rangkaian acara seremonial seperti laporan Ketua Panitia, Ida Bagus Gde Sidarta, sambutan dari Joop Ave, tokoh pariwisata yang ernah menjabat sebagai Menteri Pariwisata, Pos dan Telekomunikasi 1993-1998. Puncaknya, Jro Wacik memberi sambutan dan memukul gong sebagai pertanda SVF 2009 dibuka secara resmi. Pada saat gong ditabuh, serangkaian atraksi kembang api pun memarakkan suasana.

Di ujung acara, Tropical Transit dan Ayu Laksmi menghibur para undangan dan hadirin dengan lagu-lagu bernuansa etnik dan kontemplatif.

SVF kali ini adalah yang ke-empat. Perhelatan seni-budaya ini pertama kali digelar pada tahun 2006. Untuk tahun ini, tagline yang diusung adalah ”The New Spirit of Heritage”, sementara tema kegiatan-kegiatannya adalah ”Marine Life”. Adapun kegiatan disuguhkan dalam SVF kali ini adalah Turnamen Golf Terbuka, Bazaar dan Festival Makanan, Yoga Massal, Festival Layang-layang, Festival Jazz, Festival Bawah Laut, Sepakbola Pantai, Basket dan Rugby, Pameran Kartun Internasional, Kompetisi Olah Raga Air, Sepeda Santai, Kontes Fotografi, Lomba Memasak Tahunan ICA, Pameran dan Lomba Bonsai, Fashion Show dan Pagelaran Musik(abe/jjb)



Wisata Bali

Similar Posts:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *